<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dragus.cn &#187; Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://dragus.cn/category/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dragus.cn</link>
	<description>Memoar Kerinduan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 21:09:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Bagaimana memberitahu dengan sopan ttg Bau Badan seseorang ?</title>
		<link>http://dragus.cn/kesehatan/bagaimana-memberitahu-dengan-sopan-ttg-bau-badan-seseorang/</link>
		<comments>http://dragus.cn/kesehatan/bagaimana-memberitahu-dengan-sopan-ttg-bau-badan-seseorang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 14:17:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bau Badan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://draguscn.wordpress.com/2011/06/06/bagaimana-memberitahu-dengan-sopan-ttg-bau-badan-seseorang/</guid>
		<description><![CDATA[Malam ini iseng lihat-lihat status teman dan menemukan ada seorang teman bertanya tentang bagaimana memberitahukan kepada orang lain dengan sopan bahwa dia punya masalah bau badannya? Kayaknya masalah gini kan memang sering terjadi kalo kita berinteraksi dengan orang lain, namanya hidung ini pemilih sebagaimana lidah, maka tentu saja ada juga bau meskipun teman, keluarga, sodara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; float: left; padding-top: 0; border-width: 0; margin: 10px 0 0;" title="images (2)" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2011/06/images-2.jpg" alt="images (2)" width="276" height="183" align="left" border="0" />Malam ini iseng lihat-lihat status teman dan menemukan ada seorang teman bertanya tentang bagaimana memberitahukan kepada orang lain dengan sopan bahwa dia punya masalah bau badannya?</p>
<p>Kayaknya masalah gini kan memang sering terjadi kalo kita berinteraksi dengan orang lain, namanya hidung ini pemilih sebagaimana lidah, maka tentu saja ada juga bau meskipun teman, keluarga, sodara yang mungkin baunya tidak kita senangi.</p>
<p><!-- tweet id : 77717698880077825 --><br />
<style type='text/css'>#bbpBox_77717698880077825 a { text-decoration:none; color:#FF0000; }#bbpBox_77717698880077825 a:hover { text-decoration:underline; }</style>
<div id='bbpBox_77717698880077825' class='bbpBox' style='padding:20px; margin:5px 0; background-color:#642D8B; background-image:url(http://a1.twimg.com/images/themes/theme10/bg.gif);'>
<div style='background:#fff; padding:10px; margin:0; min-height:48px; color:#3D1957; -moz-border-radius:5px; -webkit-border-radius:5px;'><span style='width:100%; font-size:18px; line-height:22px;'>Gmn ya cara ngasih tau dgn halus klo seseorang itu BB alias bau badan.</span>
<div class='bbp-actions' style='font-size:12px; width:100%; padding:5px 0; margin:0 0 10px 0; border-bottom:1px solid #e6e6e6;'><img align='middle' src='http://dragus.cn/wp-content/plugins/twitter-blackbird-pie//images/bird.png' /><a title='tweeted on 06/06/2011 12:45' href='http://twitter.com/#!/MamaPanas/status/77717698880077825' target='_blank'>06/06/2011 12:45</a> via <a href="http://ubersocial.com" rel="nofollow" target="blank">UberSocial</a><a href='https://twitter.com/intent/tweet?in_reply_to=77717698880077825' class='bbp-action bbp-reply-action' title='Reply'><span><em style='margin-left: 1em;'></em><strong>Reply</strong></span></a><a href='https://twitter.com/intent/retweet?tweet_id=77717698880077825' class='bbp-action bbp-retweet-action' title='Retweet'><span><em style='margin-left: 1em;'></em><strong>Retweet</strong></span></a><a href='https://twitter.com/intent/favorite?tweet_id=77717698880077825' class='bbp-action bbp-favorite-action' title='Favorite'><span><em style='margin-left: 1em;'></em><strong>Favorite</strong></span></a></div>
<div style='float:left; padding:0; margin:0'><a href='http://twitter.com/intent/user?screen_name=MamaPanas'><img style='width:48px; height:48px; padding-right:7px; border:none; background:none; margin:0' src='http://a2.twimg.com/profile_images/1415434725/1_777726528l_normal.jpg' /></a></div>
<div style='float:left; padding:0; margin:0'><a style='font-weight:bold' href='http://twitter.com/intent/user?screen_name=MamaPanas'>@MamaPanas</a>
<div style='margin:0; padding-top:2px'>Fenny Masruri</div>
</div>
<div style='clear:both'></div>
</div>
</div>
<p><!-- end of tweet --></p>
<p>Iseng-iseng saya nanya ke Mbah Google dengan memasukkan kata kunci *how to politely tell someone about body odor* .. yaiyy .. 400ribu hasil pencarian .. saya yakin memang banyak tapi ngga nyangka aja sebanyak itu .. hehehe ..</p>
<p>Nah ini beberapa yg menarik saya cantumkan disini. beberapa malah ada yg cukup sistematis sampe harus ada kesempatan khusus, memang benar juga sih .. kalo disampaikan di keramaian dan kebetulan jadi pusat perhatian akan sangat menurunkan motivasi. Alih-alih pake deodoran mungkin dia malah mengucilkan diri (dan tambah bau hihihi)</p>
<ol>
<li>Berterus-terang saja .. toh bagaimanapun itu untuk kepentingan dia.</li>
<li>Ada yg menyarankan dengan menanyakan jenis deodoran yg digunakan .. kemudian tetap menunjukkan minat meski dia bilang ngga pake ..</li>
<li>Ada yg bilang kalo itu teman kantor ngadu aja ke boss .. (berarti bau banget yak sampai jadi masalah boss gitu ,, wkekeke)</li>
</ol>
<p>Ah panjang jadinya .. ini beberapa situs yg memuat .. sila dibaca .. atau ada yang mau sharing disini ?</p>
<ul>
<li><a href="http://goo.gl/x7y9J">eHow Style</a></li>
<li><a href="http://goo.gl/6UhDZ">Yelp</a></li>
<li><a href="http://goo.gl/fZqbd">AskVille</a></li>
<li><a href="http://goo.gl/3dqN6">Yahoo Answer</a></li>
<li><a href="http://goo.gl/D2ypf">Fluther.com</a></li>
<li><a href="http://goo.gl/xAtsn">Quora</a></li>
</ul>
<p>Kalo saya .. rasanya sih kalo saya bakal terus terang .. apalagi yg mau *ditegur* ini orang rumah juga .. <img class="wlEmoticon wlEmoticon-winkingsmile" style="border-style: none;" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2011/06/wlemoticon-winkingsmile.png" alt="Winking smile" /></p>
<p><img style="border-style: none; margin: 5px 10px 5px 0;" title="draguscn" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2011/03/image15.png?w=240&amp;h=82&amp;h=82" alt="dragus.cn, other pieces of mine" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dragus.cn/kesehatan/bagaimana-memberitahu-dengan-sopan-ttg-bau-badan-seseorang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngga Fokus (ADD), bukan hanya penyakit anak kecil ..</title>
		<link>http://dragus.cn/kesehatan/ngga-fokus-add-bukan-hanya-penyakit-anak-kecil/</link>
		<comments>http://dragus.cn/kesehatan/ngga-fokus-add-bukan-hanya-penyakit-anak-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2011 19:34:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Defisit Perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[Ngga Fokus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://draguscn.wordpress.com/2011/04/23/ngga-fokus-add-bukan-hanya-penyakit-anak-kecil/</guid>
		<description><![CDATA[Anda sering merasa multitasking .. mengerjakan sesuatu bersama-sama sekaligus? Selagi mengerjakan sesuatu, telpon berdering diterima, sms dibaca, twitter, facebook sempat dilihat dan dikomentari, sambil makan rujak dan sesekali melirik tv.. kalau pekerjaan utama anda setelah itu tetap selesai dalam waktu yg biasa tanpa gangguan, anda memang berbakat jadi multitasking. Namun seringkali hal-hal seperti tadi adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="background-image:none;padding-left:0;padding-right:0;display:block;float:none;padding-top:0;border-width:0;margin:10px auto 0;" title="attention-deficit-disorder" border="0" alt="attention-deficit-disorder" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2011/04/attention-deficit-disorder.jpg" width="404" height="331"></p>
<p>Anda sering merasa multitasking .. mengerjakan sesuatu bersama-sama sekaligus? Selagi mengerjakan sesuatu, telpon berdering diterima, sms dibaca, twitter, facebook sempat dilihat dan dikomentari, sambil makan rujak dan sesekali melirik tv.. kalau pekerjaan utama anda setelah itu tetap selesai dalam waktu yg biasa tanpa gangguan, anda memang berbakat jadi multitasking.</p>
<p>Namun seringkali hal-hal seperti tadi adalah <strong>pengalih perhatian</strong>, yang tiba-tiba saja justru menyedot perhatian lebih besar daripada pekerjaan utama yang sedang anda kerjakan. Jangan takut, anda bagian dari banyak orang yang punya masalah serupa. Dari waktu ke waktu, stres kehidupan sehari-hari dikombinasikan dengan gangguan di lingkungan pekerjaan misalnya, benar-benar dapat mempengaruhi perhatian seseorang untuk tetap fokus kepada satu detail pekerjaan. </p>
<p>Sama dengan banyak sifat manusia, seorang bisa sangat fokus, tapi bisa juga sangat longgar .. dan bisa juga berada diantaranya. Dalam skala 0 sampai dengan 100, saya ada di 58, <a href="http://psychologytoday.tests.psychtests.com/take_test.php?">lewat tes ini</a>. Anda bisa mencobanya juga. </p>
<p>Kebanyakan gangguan ini adalah normal, tetapi jika Anda </p>
<ul>
<li>tidak dapat mencapai tujuan Anda (tidak menyelesaikan pekerjaan/tugas),
<li>tidak bahagia dengan kinerja Anda,
<li>dan tampaknya kalah bertempur melawan kurangnya perhatian Anda, </li>
</ul>
<p>Anda mungkin menderita <strong>Attention Deficit Disorder (ADD).</strong></p>
<p><img style="background-image:none;padding-left:0;padding-right:0;display:block;float:none;padding-top:0;border-width:0;margin:10px auto 0;" title="ADD Cartoon" border="0" alt="ADD Cartoon" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2011/04/add-cartoon.jpg" width="400" height="303"></p>
<p>Banyak orang berpikir Attention Deficit Disorder (ADD) sebagai masalah yang timbul pada anak kecil. Kenyataannya ada anak ADD yg tidak terganggu lagi pada masa dewasanya dan sebaliknya ada yang tidak pernah terganggu masa kecilnya menjadi menderita ADD pada saat dewasanya. Gejala ADD berbeda pada orang dewasa dibandingkan anak, dan dapat memiliki dampak yang signifikan juga. </p>
<blockquote><p>Orang dewasa dengan ADD sering mencari bantuan keluar dari frustrasi – karena mereka tidak dapat mencapai apa yang mereka tahu bahwa mereka mampu. Terapi dan obat-obatan dapat membantu, bersama dengan belajar taktik coping tertentu seperti keterampilan organisasi dan strategi untuk mempertahankan perhatian.</p>
</blockquote>
<p>Penting untuk membedakan antara &#8220;normal&#8221; masalah perhatian bahwa kita semua menderita kadang-kadang, dan gejala ADD, karena mereka yang memiliki gangguan benar-benar dapat mengambil manfaat dari obat-obatan dan intervensi terapeutik.</p>
<p>Gejala-gejala ADD dapat termasuk:</p>
<ul>
<li>Gagal untuk memperhatikan secara detail atau kecenderungan untuk membuat kesalahan ceroboh.
<li>Kesulitan mempertahankan perhatian pada tugas-tugas.
<li>Kesulitan mendengarkan apa yang dikatakan orang lain.
<li>Kesulitan mengikuti arah, gagal untuk menyelesaikan tugas.
<li>Sering kehilangan benda-benda.
<li>Mudah terganggu oleh rangsangan dari luar.
<li>Sulit mengorganisasi tugas-tugas.
<li>Menghindari atau mengeluh tentang tugas-tugas yang membutuhkan konsentrasi lebih.
<li>Gagal untuk mencapai tujuan pribadi.</li>
</ul>
<p>Untuk dapat didiagnosis dengan ADD, harus ada beberapa bukti bahwa <strong>gejala negatif tersebut mempengaruhi fungsi individu dalam lingkungan sosial, akademis atau pekerjaan</strong>. Orang dengan ADD sering berhadapan dengan kenyataan &#8212; untuk hal kecil mereka dapat mengimbangi gangguan ini, namun setelah mencapai tingkat stressor/tanggungjawab yang lebih tinggi, mereka tidak bisa lagi menyembunyikan masalah mereka.</p>
<p>Sebagai pembanding, banyak orang dengan ADD juga sangat sukses, terutama jika mereka menemukan karir yang menarik bagi mereka dan mampu mengambil keuntungan dari sifat-sifat positif yang terkait dengan ADD termasuk didalamnya <strong>kreativitas, antusiasme, kecerdasan yang tinggi, kemampuan untuk melakukan banyak hal sekaligus, dan intuisi yang kuat</strong>. </p>
<ul>
<li><a href="http://dragus.cn/2011/04/23/ngga-fokus-add-bukan-hanya-penyakit-anak-kecil/2/" target="_blank">Tips menghindarkan terpecahnya perhatian</a> [hal 2]
<li><a href="http://dragus.cn/2011/04/23/ngga-fokus-add-bukan-hanya-penyakit-anak-kecil/3/" target="_blank">Bila anda memang positif ADD</a> [hal 3]</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dragus.cn/kesehatan/ngga-fokus-add-bukan-hanya-penyakit-anak-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indomie, betulkah masalah kesehatan ?</title>
		<link>http://dragus.cn/kesehatan/indomiebetulkah-masalah-kesehatan/</link>
		<comments>http://dragus.cn/kesehatan/indomiebetulkah-masalah-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Oct 2010 14:48:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Indomie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://draguscn.wordpress.com/2010/10/18/indomiebetulkah-masalah-kesehatan/</guid>
		<description><![CDATA[Baru kali ini saya sempat membaca dengan panjang lebar tulisan tentang Indomie dimana-mana. Sekedar ingin tahu bagaimana sebenarnya duduk perkaranya dan komentar dari temen-temen blogger. Ternyata bermacam-macam juga : Mulai dari yang membandingkan Indomie dengan kasus Toyota di Amerika Serikat yang juga hendak digusur karena perbedaan standar. Padahal seandainya standar itu digunakan bahkan produsen Ford, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="background-image:none;padding-left:0;padding-right:0;display:inline;float:left;padding-top:0;border-width:0;margin:5px 10px 5px 0;" title="indomie logo normal atas" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2010/10/indomie-logo-normal-atas.jpg" border="0" alt="indomie logo normal atas" width="125" height="94" align="left" />Baru kali ini saya sempat membaca dengan panjang lebar tulisan tentang <a class="zem_slink" title="Indomie" rel="wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Indomie">Indomie</a> dimana-mana. Sekedar ingin tahu bagaimana sebenarnya duduk perkaranya dan komentar dari temen-temen blogger.</p>
<p><span id="more-2606"></span>Ternyata bermacam-macam juga :</p>
<ul>
<li>Mulai dari yang membandingkan Indomie dengan kasus <a class="zem_slink" title="Toyota" rel="homepage" href="http://www.toyota.co.jp/en/">Toyota</a> di Amerika Serikat yang juga hendak digusur karena perbedaan standar. Padahal seandainya standar itu digunakan bahkan produsen <a class="zem_slink" title="Ford Motor" rel="homepage" href="http://www.ford.com/">Ford</a>, <a class="zem_slink" title="Chrysler" rel="homepage" href="http://www.chryslergroupllc.com/">Chrysler</a> juga mungkin harus menarik barang. Demikian <a href="http://goo.gl/yFSp" target="_blank">ferizalramli.wordpress.com</a> membahas tentang kemungkinan perang dagang ini. </li>
<li>Juga dapat <a href="http://wp.me/p1bJX-1jn" target="_blank">masukan menarik</a> dari Dongeng Geologinya mas Rovicky. Rupanya perbedaannya adalah kadar perbolehan <strong><a class="zem_slink" title="Methylparaben" rel="wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Methylparaben">Methylparaben</a> (E218). </strong>Dan ternyata E218 inipun mudah diserap sehingga mestinya tidak dianggap racun dalam batas yang diperbolehkan. <br />
<blockquote><p>Indonesia  memperbolehkan penggunaan zat ini hingga 250mg/Kg, sedangkan Taiwan memperbolehkan hingga 100mg/Kg. Jadi kalau dilihat dari standart yng berlaku di Indonesia, mie instant Indomie ini tidak melanggar aturan legal di Indonesia. Namun Produk ini menjadi tidak legal di <a class="zem_slink" title="Taiwan" rel="geolocation" href="http://maps.google.com/maps?ll=23.7666666667,121.0&amp;spn=1.0,1.0&amp;q=23.7666666667,121.0 (Taiwan)&amp;t=h">Tawian</a> karena melebihi batas ambang yg berlaku disana.</p>
<p>Methylparaben mudah diserap dari saluran pencernaan atau melalui kulit. Hal ini dihidrolisis menjadi asam p-hidroksibenzoat dan cepat dikeluarkan tanpa akumulasi dalam tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa Methylparaben secara praktis tidak beracun oleh kedua baik secara oral dan parenteral. Dalam sebuah populasi dengan kulit normal, Methylparaben praktis non-iritasi dan non-sensitif, namun reaksi alergi terhadap paraben tertelan telah dilaporkan.</p>
</blockquote>
</li>
<li>Saya juga lihat ada kaitannya dengan FPI (Front Pembela Indomie) .. ckckck nyaris saja saya percaya karena ternyata banyak yang copy-paste pernyataan ini. Belakangan saya baru sadar ini ternyata cuma mau memanfaatkan keyword Indomie saja .. wekekek baiklah saya ikutan aja sekalian .. nih pernyataannya .. <br /> 
<ol>
<li><em>Lebih baik dunia tanpa kosmetik daripada tanpa <a href="http://wp.me/ptBzy-mW" target="_blank">indomie</a></em> </li>
<li><em>Nothing can’t take me away from you, not even wax issue.</em> </li>
<li><em>Buat perantauan di negeri orang, indomie itu pemuas kangen dan perut dikala gak punya uang karena disiksa di negeri orang.</em> </li>
<li><em>Tetep cinta <a href="http://goo.gl/Neh3" target="_blank">indomie</a></em> </li>
<li><em>Indomie atau MATI!!</em> </li>
<li><em>Curhat dimalam pekat bersama sahabat hanya nikmat bersama indomie hangat</em> </li>
<li><em>Gak tau kenapa, tapi tetap indomie di hati. Mau kosmetik mau baygon, saya gak takut makan <a href="http://goo.gl/O5AX" target="_blank">indomie</a>.</em> </li>
<li><em>Indomie lebih aman dimakan dibanding <a class="zem_slink" title="Indocement Tunggal Prakarsa" rel="homepage" href="http://www.indocement.co.id">Indocement</a>. (Ya iyalahhhh)</em> </li>
<li><em>Tanpa indomie, mahasiswa kos2-an kelaparan di akhir bulan.</em> </li>
<li><em>Khasiat indomie: penghilang lapar, penolong disaat dompet seret, cemilan di segala suasana, bisa dimasak oleh siapa saja</em> </li>
<li><em>Indomie mengandung kosmetik?? Seriiiuuuss?!? Pantes muka saya makin ganteng, semalem habis makan indomie di warnet sih <img src="http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif?m=1256325358g" alt=":)" /></em> </li>
<li><em>Indomie adalah salah satu Mahakarya yang paling jenius. Bahkan Apple aja gak bisa bikin produk seenak itu.</em> </li>
<li><em>If it’s not because of Indomie, our nation name would only be Nesia” (jiahhhhhh……)</em> </li>
<li><em>Mungkin pemerintah Taiwan melarang INDOmie yang berasal dari Indonesia, karena produk lokalnya kalah. Nama mie kalo di Taiwan itu TAI Mie (atau Mie TAI ??). Hoeekkk..</em> </li>
<li><em>Indomie baru membahayakan kalo makan di warung trus gak bayar.</em> </li>
<li><em>Bayangin gak, bergadang ngerjain skripsi dan belajar ujian tanpa ditemenin indomie, pasti gak enak banget…. </em> </li>
<li><em>Indomie emang gak baik buat kesehatan. Tapi sorry gw ga bisa berhenti makan indomie maannn <img src='http://dragus.cn/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/razz.png' alt='Razz' title='Razz' class='tse-smiley' height='20' width='20' /><br /></em></li>
</ol>
</li>
<li>Saya bahkan lupa bahwa Indomie pernah bermasalah pada saat kampanye Presiden SBY sampai saya melihat beberapa sotosop dari <a href="http://adibsusilasiraj.blogspot.com/2009/06/indomie-rasa-presiden-atau-presiden.html" target="_blank">blog ini,</a> waktu mencari logo indomie diatas. Hehehe yang paling bagus gambar di paling bawah itu ada Presiden SBY sampe kayak kekenyangan dan di tangannya ada 2 mangkuk Indomie. Dan entah sengaja atau tidak, Indomie yang dipilih sebagai latar adalah yang “chicken flavour” dekat banget dengan kepala pak SBY.</li>
</ul>
<p>Ada-ada aja yach .. Sekian blogwalking.</p>
<p><img style="margin:5px 10px 5px 0;" title="draguscn" src="http://dragus.cn/wp-content/uploads/2008/10/signature3.jpg?w=200&amp;h=48" alt="dragus.cn, other pieces of mine" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dragus.cn/kesehatan/indomiebetulkah-masalah-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tembakau, berujung derita ..</title>
		<link>http://dragus.cn/kesehatan/tembakau-berujung-derita/</link>
		<comments>http://dragus.cn/kesehatan/tembakau-berujung-derita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Sep 2010 04:05:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://draguscn.wordpress.com/2010/09/19/tembakau-berujung-derita/</guid>
		<description><![CDATA[Saya ngga akan cerita tentang Rokok sekarang ini. Karena pastilah dari beberapa posting sebelumnya pandangan saya tentang rokok sudah terlalu jelas. Tapi saya ingin kita melihat dulu sebelum jadi rokok. Tembakau, itu yang sekarang membuat orang di kecamatan saya ini lagi banyak meratap, bahkan mencoba bunuh diri Bertanam tembakau ternyata sangat beresiko. Tahun ini menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ngga akan cerita tentang Rokok sekarang ini. Karena pastilah dari beberapa posting sebelumnya pandangan saya tentang rokok sudah terlalu jelas. Tapi saya ingin kita melihat dulu sebelum jadi rokok. Tembakau, itu yang sekarang membuat orang di kecamatan saya ini lagi banyak meratap, bahkan mencoba bunuh diri</p>
<p><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; border: 0;" title="kebun-tembakau" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2010/09/kebuntembakau.jpg" alt="kebun-tembakau" width="400" height="329" border="0" /></p>
<p>Bertanam tembakau ternyata sangat beresiko. Tahun ini menjadi bukti bahwa alam yang punya jadwal sendiri, kapan mau hujan, kapan mau panas, akhirnya menjadi pukulan dahsyat buat petani. Angka gastritis melonjak. Percobaan gantung diri. Muka-muka orang-orang murung. Yang bisa menahan diri aja kalo ngomong seperti sedang ngga di badannya. Bayangkan saja tembakau yang sekilonya ditawar 32.000 kena hujan dikit berubah menjadi 12.000. Bahkan yang lebih sial sama sekali ngga berharga. Orang-orang jadi sering nengok langit.</p>
<p><img style="display: inline; margin: 0 10px 5px 0; border: 0;" title="images (1)" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2010/09/images1.jpg" alt="images (1)" width="202" height="236" align="left" border="0" /> Siklus tahunan yang biasanya terjadi di <a href="http://puskesmasonline.info" target="_blank">Puskesmas</a> juga luput tahun ini, biasanya pada saat musim tanam, angka kunjungan rawat inap menurun drastis. Kecuali mau mati – kasarnya gitu – baru orang mau dirawat. Yang sakit sih sudah jelas ngga bisa apa-apa. Tapi mereka merasa rugi banget kalo harus ada yang menunggu pasien tersebut. Jahat yach ! Kenyataannya memang begitu. Waktu sangat berharga. Ya nyiram, mupuk, mencari yang kena penyakit, menanam ulang kalo mati dst. dst.</p>
<p>Di Rawat Jalan ngga sedrastis di rawat inap, Pasien biasa 80an biasanya hari rame, berkurang jadi 40-50an. <img style="display: inline; margin: 5px 0 0 10px; border: 0;" title="images" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2010/09/images.jpg" alt="images" width="202" height="143" align="right" border="0" />Lumayan. Posyandu? Duh berantakan ngga karu-karuan. Pencapaian D/S mungkin hanya berkisar 30-40%. Berarti banyak ibu-ibu yang lebih rela tidak membawa anaknya ke posyandu, dan biasanya ini terjadi di saat orang merajang daun tembakau. Pada saat itu memang diperlukan banyak orang agar tembakau segera berubah dari daun menjadi lembaran-lembaran halus yang siap dijemur.</p>
<p>Nah biasanya pada saat selesai panen, dan sudah mulai menikmati hasil penjualan ke gudang-gudang dari pabrik-pabrik rokok terkenal, angka-angka tadi bergerak naik lagi. Bahkan pameo yang ada di sini, jangankan sakit berat, flu aja minta dirawat. Hehehe .. begitulah kondisi masyarakat disini, teman-teman. Beberapa orang kadang menyitir ini sebagai hukuman akibat kesombongan petani itu sendiri. Ada lelucon seperti ini kalau panen berhasil :</p>
<blockquote><p>Bila bako sudah terjual dengan harga tinggi, uang 1000 jatuh ngga dipungut, cuma nyakit-nyakitin pinggang aja membungkuk-bungkuk. <img src='http://dragus.cn/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/grin.png' alt='Grin' title='Grin' class='tse-smiley' height='20' width='20' /></p></blockquote>
<p>Terlepas dari guyonan ini benar apa ngganya, teman-teman di desa seringkali memperhatikan kegiatan panenan sampai dengan tembakau siap diantar ke Gudang, itu bisa menyita waktu dan melupakan berbagai kewajiban, baik seperti yang saya uraikan di atas terhadap diri dan anaknya. Maupun kewajiban penghambaan kepada Allah. Mereka jadi jarang shalat, puasa dll. Ini pula yang dianggap sebagai hukuman kepada ketidakpatuhan tersebut. Memang kalo sudah bencana datang orang cenderung menyalahkan apa saja yang bisa disalahkan. <img src='http://dragus.cn/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/smile.png' alt='Smile' title='Smile' class='tse-smiley' height='20' width='20' /></p>
<p>Tahun ini cobaan datang bersama dengan bulan Ramadhan berakhir, iming-iming untuk meraup untung besar lenyap dari depan mata. Setiap tembakau yang sudah dirajang dan kemudian dijemur, harus menemukan sinar matahari yang terik. Karena itu siklus tembakau ini adanya di April – Oktober. Tapi siapa kira, musimnya sudah ganti penjadwalan. Yang tadinya harapannya masih panas ternyata hujan datang duluan, atau pada beberapa daerah memang sudah terus-terusan hujan sejak beberapa bulan yg lalu.</p>
<p>Mungkin – berandai-andai – ngga ada pikiran keberhasilan panen melimpah ruah lalu lebaran sudah dekat disertai dengan tuntutan mau pake baju baru, dst sampai dengan ada yg beli motor baru (semuanya ngutang), tentu kegagalan masih lumayan cuma memikirkan ongkos produksi tembakau saja. Tapi disertai dengan hutang-hutang lainnya yang dipakai terlebih dulu itu yang membuat frustasi. Padahal untuk kegiatan seperti bakar mercon yang bisa ratusan ribu habisnya demi telinga orang lain terganggu benar-benar sia-sia.</p>
<p>Menurut pak Mantan (Mantri Tani) saya, untuk kecamatan Krejengan saja tak kurang dari 1,5 M kerugian akibat panen gagal tahun ini. Ujian hanya diberikan kepada orang yang sanggup menerimanya. Jadi pasti ada jalan keluar. Kalo ngga keburu melingkarkan tali di sekitar leher. Tragis.</p>
<p>[draguscn]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dragus.cn/kesehatan/tembakau-berujung-derita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Phases of Grief</title>
		<link>http://dragus.cn/kesehatan/7-phases-of-grief/</link>
		<comments>http://dragus.cn/kesehatan/7-phases-of-grief/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 20:44:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://draguscn.wordpress.com/2010/07/09/7-phases-of-grief/</guid>
		<description><![CDATA[Siapa orang yang tidak pernah kehilangan. Kecil atau besar kita pernah merasakan berpisah dengan sesuatu yang berarti buat kita. Mungkin itu sekedar gadget atau mungkin malah orangtua atau anak .. Sesaat setelah kita mengetahui &#34;keadaan kehilangan&#34; tersebut kita sudah memulai phase of grief (fase bersedih?). Dan tidak ada cara yang paling benar atau paling salah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img style="float:left;margin:0 15px 0 0;" align="left" src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs429.snc3/24763_1432682660225_1327669288_1204163_7732413_a.jpg" /> Siapa orang yang tidak pernah kehilangan. Kecil atau besar kita pernah merasakan berpisah dengan sesuatu yang berarti buat kita. Mungkin itu sekedar gadget atau mungkin malah orangtua atau anak ..     <br />Sesaat setelah kita mengetahui &quot;keadaan kehilangan&quot; tersebut kita sudah memulai phase of grief (fase bersedih?). Dan tidak ada cara yang paling benar atau paling salah dari bersedih. Semua perasaan pada waktu itu normal. Namun barangkali akan sangat membantu bila kita mengetahui urutan kejadian yang umum digambarkan pada orang yang bersedih.     <br /><b>1. Shock</b> adalah tahap pertama. Hal ini biasanya disertai dengan rasa terkejut atau mati rasa.     <br /><b>2. Denial (Penolakan)</b> biasanya mengikuti dengan cepat. Tak jarang kita mendengar &quot;Aku tidak percaya,&quot; atau &quot;Ngga mungkin !&quot;     <br /><b>3. Bargain</b>. Apa ya bahasa Indonesianya .. tawar-menawar .. prosesnya kurang lebih demikian. Sebenarnya konteksnya masih tidak menerima, tapi ada keinginan untuk menawarkan sesuatu kita sebagai pengganti. &quot;Ah seandainya beliau ngga segera pergi, saya ingin meminta maaf dengan tulus kepada beliau&quot; dan seterusnya semacam itu.     <br /><b>4. Guilt (rasa bersalah)</b> . Biasanya fase ini yang paling menyakitkan, karena kita menghukum diri kita sendiri dengan sesuatu yang kebanyakan keliru &quot;aaagh seandainya aku ngga &#8230;&quot; atau &quot;cobaaa dulu aku baik sama dia ..&quot; dst dst ..     <br /><b>5. Anger (marah)</b>. Sebagian besar memang berupa marah tapi yang bisa cukup bijak menyikapi menjadikan ini semacam semangat untuk melewati masa ini. Jarang sekali fase ini tidak ada. Karena titik balik dari mulai mencari jalan melewati masa bersedih ini justru ada disini.     <br />Meski demikian sebelum masuk pada pemafhuman ada satu fase yang kerap kita generalisasi sebagai bersedih.     <br /><b>6. Depression</b>. disini biasanya kenangan datang dan pergi. Tentu saja ini tetap dianggap normal, masa bersedih bisa sampai dengan 6 bulan dan tetap normal tapi tentu saja ini pada yang kehilangan teramat sangat, sedangkan depresi hanya karena kehilangan pekerjaan atau bermusuhan dengan sahabat karib bisa lebih cepat teratasi. Kebanyakan teori menyatakan Depresi bisa mulai recovered kurang dari 2 minggu.     <br /><b>7. Acceptance and Hope (Penerimaan dan Harapan)</b>. Disini tercapai pengertian, bahwa hidup tanpa si fulan sudah tidak sama lagi dengan sebelumnya (atau semacamnya), but hey, life must go on .. yaiy !</big> </p>
<h4 align="justify">What To Do</h4>
<ul>
<li>
<div align="justify">Berbagi perasaan dengan seseorang, wajib! Step ini juga diyakini mengurangi hasrat otak untuk memerintah lambung mengeluarkan asam. Jadi &#8216;curhat&#8217; meski belum menyelesaikan masalah nampaknya akan sangat membantu. Tentu saja harus memilih teman yang dapat dipercaya. </div>
</li>
<li>
<div align="justify">Mendiskusikan perasaan itu dengan terbuka dan jujur, ini biasanya agak sulit. Kebiasaan ini biasa kita tonton di group terapi di negeri2 barat. </div>
</li>
<li>
<div align="justify">Berdayakan diri anda. Carilah kegiatan yang bisa membuat anda memanfaatkan kemampuan menolong orang lain. </div>
</li>
<li>
<div align="justify">Well .. bila sakit berlanjut hubungi dokter.</div>
</li>
</ul>
<p align="justify">Sebenarnya di bagian akhir itu ngga harus dokter juga. Kadang-kadang seseorang yang bijak, nasihat agama yang bisa diterima oleh yang bersedih akan juga bisa dianggap pertolongan profesional.    <br />Sampai fase mana anda ?     </p>
<p>[draguscn, dari berbagai sumber]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dragus.cn/kesehatan/7-phases-of-grief/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerajaan Sihir dan Wabah Tawon Hindi</title>
		<link>http://dragus.cn/kesehatan/kerajaan-sihir-dan-wabah-tawon-hindi/</link>
		<comments>http://dragus.cn/kesehatan/kerajaan-sihir-dan-wabah-tawon-hindi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 13:54:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://draguscn.wordpress.com/?p=2051</guid>
		<description><![CDATA[Syahdan suatu kala, tersebutlah suatu kerajaan sihir yang begitu terpandang seantero negeri .. Raja Sihir, demikian kita menyebutnya, adalah seorang yang sangat sepuh dan dihormati oleh penduduk negeri .. Sepak terjang Raja Sihir sudah sangat terkenal .. Kaisar negeri ini saja sangat menghormati kedudukan Raja Sihir, juga karena ilmu-ilmunya yang nampaknya memang lebih mumpuni dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="display:block;float:none;margin-left:auto;margin-right:auto;" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/07/magic_castle.jpg" alt="" width="432" height="324" /></p>
<p>Syahdan suatu kala, tersebutlah suatu kerajaan sihir yang begitu terpandang seantero negeri .. Raja Sihir, demikian kita menyebutnya, adalah seorang yang sangat sepuh dan dihormati oleh penduduk negeri ..</p>
<p>Sepak terjang Raja Sihir sudah sangat terkenal .. Kaisar negeri ini saja sangat menghormati kedudukan Raja Sihir, juga karena  ilmu-ilmunya yang nampaknya memang lebih mumpuni dari sang Kaisar, maupun sekolah-sekolah sihir yang didirikannya .. Kaisar konon pernah mempercayakan pengembangan pendidikan ksatria-ksatrianya dibawah bimbingan sang Raja Sihir. Dan tentu saja Raja Sihir sangat menikmati pemberian hak ini ..</p>
<p><img class="aligncenter" title="Raja Sihir .." src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/07/magic_king.jpg" alt="draguscn, wabah flu babi, pesantren" width="450" height="450" /></p>
<p>Akhir-akhir ini Raja Sihir menjadi terlalu berlebihan dengan mulai mencampuri urusan dan berbagai kegiatan Tabib-Tabib di negeri ini .. bahkan Eyang Putri Tabib Ternama yang berkedudukan di Negri Tugu-Tugu, meskipun sudah memberikan beberapa kendaraan perang kepadanya.. tidak menjadikan Raja Sihir merasa perlu untuk bekerja sama dengan Tabib-Tabib bawahan sang Eyang Putri ..</p>
<p><img class="alignleft" style="margin-right:20px;" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/07/images-1.jpg" alt="" width="104" height="125" />Dan bencanapun datang .. Raja Sihir seharusnya mendapat pelajaran tentang sikap seenaknya yang sudah mulai membuat mual .. dan inilah peristiwa itu ..</p>
<p>Sudah beberapa minggu ini sejenis tawon dari jenis <strong>Hindi</strong> dibicarakan komunitas tabib dan penyihir .. Wabah Tawon Hindi kemudian dikenal dengan nama <em>Penyakit Harimau</em>. Penyakit ini konon karena tertular di harimau yang diharamkan oleh sang Raja Sihir .. seluruh dunia sudah mewartakan melalui bola ajaib penyihir sehingga masyarakatpun kenal dengan baik nama Penyakit Harimau yang konon menyebabkan mata menjadi merah, keluar lendir dari hidung, dan mereka mengaum karena badannya sakit-sakit ..</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/07/164906p.jpg" alt="" width="298" height="225" /></p>
<p>Seorang penyihir muda yang baru saja pulang dari Negri Para Penari .. ternyata membawa Tawon H1Nd1 dibadannya .. dan tawon yang menakutkan inipun beranak-pinak dan keluar dari badan si penyihir muda dan menyerang penyihir lainnya yang juga belajar sihir di kerajaan itu .. Raja Sihir mulai ketakutan melihat bayang-bayang harimau di Kerajaannya dan ternyata kebal terhadap sihir .. satu demi satu penyihir muda berjatuhan menjadi seperti harimau .. Raja Sihir-pun minta pertolongan Tabib-Tabib di sekitar .. dan berupaya agar kabar ini tidak tersiar ..</p>
<p><img class="alignleft" style="margin-right:15px;" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/07/images-2.jpg" alt="" width="118" height="89" />Segera Bunda TabibPutri .. yang mengomandoi tabib-tabib negeri ini mengirim beberapa kendaraan perang dan tabib ksatria yang sudah terlatih .. Penyakit Harimaupun mulai dijinakkan .. 2 markas ksatria digunakan untuk berperang .. pos-pos di pedesaan pun yang dihuni 1-2 Tabib ikut berdiri berjajar melawan sang Harimau ..</p>
<p>Namun apa daya sang Raja tidak ingin kehilangan pamor .. mulailah dia minta kepada tabib-tabib yang berperang agar mereka mengakui tidak berhadapan dengan harimau .. tapi hanya dengan penyakit kucing yang ngga menakutkan … kepentingannya jelas .. kalau tersiar di Kerajaan Sihir ada Penyakit Harimau .. orang tua mana yang akan mengijinkan anaknya digembleng disana?</p>
<p>Benar-benar raja yang menyebalkan .. demi kerajaannya direlakannya berita bohong tersebar luas .. tentu saja jadi tertawaan para Tabib yang mengerti .. Dan tersebarlah sekarang bagaimana kerajaan sihir sebenarnya .. dimana kstaria2 digembleng .. puri untuk 800 ksatria dihuni 2000 .. dapatlah dimengerti Penyakit Harimau meraja lela ..</p>
<p>Sungguh negeri konyol dan sekelumit cerita yang tidak pantas anda baca ..</p>
<p><img style="border-style:none;margin:5px 10px 5px 0;" title="draguscn" alt="dragus.cn, other pieces of mine" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2011/03/image15.png?w=240&amp;h=82&amp;h=82"></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dragus.cn/kesehatan/kerajaan-sihir-dan-wabah-tawon-hindi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>60 Niche yang berkaitan dengan Kesehatan</title>
		<link>http://dragus.cn/kesehatan/60-niche-yang-berkaitan-dengan-kesehatan/</link>
		<comments>http://dragus.cn/kesehatan/60-niche-yang-berkaitan-dengan-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 06:36:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://draguscn.wordpress.com/2009/06/27/60-niche-yang-berkaitan-dengan-kesehatan/</guid>
		<description><![CDATA[Saya survey dan&#160;menulis tentang niche untuk health,&#160;kalau anda mencari niche tentang kesehatan mungkin anda bisa menggunakan beberapa kata kuncinya. Dibawah ini tersedia daftar niche menurut saya yang bisa digunakan untuk bikin blog tentang kesehatan. Terserah mau made for adsense atau mo serius ngeblog tentang keyword tertentu. Entah gunanya apa untuk anda, tapi bagi saya ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya survey dan&nbsp;menulis tentang niche untuk <strong>health,</strong>&nbsp;kalau anda mencari niche tentang kesehatan mungkin anda bisa menggunakan beberapa kata kuncinya.</p>
<blockquote class="zemanta-reblog-quote">
<p>Dibawah ini tersedia daftar niche menurut saya yang bisa digunakan untuk bikin blog tentang kesehatan. Terserah mau <em>made for adsense</em> atau mo serius ngeblog tentang keyword tertentu. Entah gunanya apa untuk anda, tapi bagi saya ini cuma sekedar sharing saja.<span class="attribution zemanta-reblog-cite" style="text-align:right;display:block;width:100%;padding:1em 0;"><a href="http://dragus.cn/2009/blogging/60-niche-yang-berkaitan-dengan-kesehatan/">60 Niche yang berkaitan dengan Kesehatan</a>, Jun 2009</span></p>
</blockquote>
<p>Baca lengkapnya yach !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dragus.cn/kesehatan/60-niche-yang-berkaitan-dengan-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mortarku Diparkir ..</title>
		<link>http://dragus.cn/kesehatan/mortarku-diparkir/</link>
		<comments>http://dragus.cn/kesehatan/mortarku-diparkir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 11:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://draguscn.wordpress.com/2009/03/08/mortarku-diparkir/</guid>
		<description><![CDATA[Ya, sudah lama pengen nulis ini, bersama satu topik lagi yang masih jadi angan-angan mo ditulis, ponari. Masalah Puyer sudah begitu berkembang sehingga menjadi tidak nyaman manakala harus menjelaskan dengan memihak satu sisi. Saya akan coba untuk tidak memihak dalam tulisan ini .. ah tapi saya manusia biasa   1. Masalah Polifarmasi 2. Masalah Hygienis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="display:inline;border-width:0;margin:0 10px 0 0;" title="Mortar Diparkir" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/03/mortardiparkir.jpg" border="0" alt="Mortar Diparkir" width="206" height="196" align="left" /></p>
<p>Ya, sudah lama pengen nulis ini, bersama satu topik lagi yang masih jadi angan-angan mo ditulis, <em>ponari.</em></p>
<p>Masalah Puyer sudah begitu berkembang sehingga menjadi tidak nyaman manakala harus menjelaskan dengan memihak satu sisi. Saya akan coba untuk tidak memihak dalam tulisan ini .. <span id="more-1739"></span>ah tapi saya manusia biasa</p>
<p> </p>
<p><a name="top"></a></p>
<p style="background-color:#c0c0c0;border-color:gray;border-style:dashed;padding:2ex 5ex;">1. <a href="http://draguscn.wordpress.com/2009/03/08/mortarku-diparkir/#polifarmasi">Masalah Polifarmasi </a><br />
2. <a href="http://draguscn.wordpress.com/2009/03/08/mortarku-diparkir/#higine">Masalah Hygienis</a><br />
3. Masalah Sisa Pada Mortar dan Dosis Tidak Sesuai<br />
4. <a href="http://draguscn.wordpress.com/2009/03/08/mortarku-diparkir/#interaksi">Masalah Interaksi Antar Obat</a><br />
5. Masalah Efek Samping Salah Satu Komponen<br />
6. <a href="http://draguscn.wordpress.com/2009/03/08/mortarku-diparkir/#harga">Masalah Harga Obat </a></p>
<h3>Masalah Polifarmasi<a name="polifarmasi"></a></h3>
<p><img style="display:inline;border-width:0;margin:0 10px 0 0;" title="cps6" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/03/cps6.jpg" border="0" alt="cps6" width="201" height="133" align="left" /> Puyer disebutkan sebagai membuka kemungkinan terjadinya peresepan obat yang banyak sekali dan tidak perlu. Bila kita mau jujur dengan obat kapsul atau dengan syrup pun bisa saja terjadi <em>polifarmasi</em>. Apakah dengan puyer jadi lebih banyak, jawabannya sepertinya kembali pada individu dokter yang meresepkan.</p>
<p>Dan bahkan di Luar Negeri yang dibangga-banggakan dalam tayangan itu pun tidak lepas dari kemungkinan ini .. tidak sedikit cerita dari teman, pasien yang sudah nyicipin berobat di Singapore misalnya dan mendapatkan 7-8 macam obat.</p>
<p>Sebagai kebalikannya saya dulu malah cuma meresepkan 2 – 3 macam obat untuk dipuyer.  Jadi tuduhan polifarmasi tampaknya harus betul-betul dikaji ulang.</p>
<h3>Masalah Hygienis <a name="higine"></a></h3>
<p><img style="display:inline;border-width:0;margin:0 10px 0 0;" title="puyer" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/03/puyer.jpg" border="0" alt="puyer" width="202" height="164" align="left" /> BPOM mengeluarkan aturan tentang bagaimana membuat obat <em>secara massal</em>. <strong>Cara Pembuatan Obat yang Baik</strong>. Ingat ini adalah aturan untuk obat massal, puyer tentu saja tidak termasuk di dalamnya. Namun demikian segi kebersihan memang tidak bisa ditawar untuk penyediaan obatt. Tapi apakah ini hanya berlaku untuk puyer? Nanti dulu .. bagaimana dengan syrup apa lantas tidak mungkin terjadi kontaminasi ?</p>
<p>Bagaimana dengan fakta bahwa puyer memungkinkan terjadinya kontaminasi, saya rasa ini juga harus dikembalikan kepada masing-masing apoteker. Lihat apakah betul yang dilakukan oleh apoteker, dan itu absurd untuk digeneralisir. Belum lagi kenyataan berapa banyak di Indonesia ini apotek yang bener2 dijagain sama apotekernya? Jangan-jangan cuma pajang nama dan terima gaji buta tiap bulan. Sementara yang kerja disana AA (asisten apoteker) atau bahkan lebih nelangsa lagi SMA yg ngga ada kerjaan atau karena hubungan keluarga. Jadi pekerjaan tidak standarnya juga karena memang tidak ada kompetensi.</p>
<h3>Masalah Sisa Pada Mortar dan Dosis Tidak Sesuai</h3>
<p><img style="display:inline;border-width:0;margin:0 10px 0 0;" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/03/syrup.jpg" border="0" alt="" width="132" height="162" align="left" /> Juga disebutkan dalam kontroversi puyer ini adalah puyer mungkin salah takar karena tersisa di mortar atau alu penumbuknya. Hmm .. betul juga. Beberapa kali saya dulu sempat mencontohkan kepada staf di Apotek kami mencuci mortar yang sudah dipakai.</p>
<p>Apakah itu yang ditakutkan .. meskipun ada terjadi saya rasa berlebihan kalau ditakutkan merubah takaran dosis. <em>On the contrary</em>, bagaimana dengan menakar sediaan sendok syrup yang tidak standar, tumpah sebelum masuk mulut, diludahkan karena rasanya tidak enak. Ah kan jadinya banyak faktor yang harus dikhawatirkan mengenai dosis. Dan rasanya berlebihan kalau ini yang dijadikan masalah. Di setiap obat ada yang disebut <em>margin safety</em>. sehingga obat yang digunakan misalnya bisa sedikit berada diatas angka hitungan dosis selama masih aman. Ini juga yang ditemukan oleh penelitian tentang jumlah obat di syrup, saya lupa siapa penelitinya, tapi seingat saya seharusnya obatnya ada dalam jumlah belasan gram, tapi dipermudah dengan memberikan sebanyak puluhan. Dan itu penelitian di syrup lho. Notebene yang disebutkan sebagai dosis terukur.</p>
<h3>Masalah Interaksi Antar Obat<a name="interaksi"></a></h3>
<p><img style="display:inline;border-width:0;margin:0 10px 0 0;" title="rx_img" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/03/rx-img.jpg" border="0" alt="rx_img" width="202" height="117" align="left" /></p>
<p>Obat yang berinteraksi tidak hanya ada di Puyer tapi di segala macam jenis sediaan, tidak adil rasanya menghakimi puyer hanya karena mengetahui bahwa puyer terdiri dari berbagai zat obat di dalamnya. Bagaimana dengan yang mengkonsumsi obat beraneka ragam ?</p>
<p>Interaksi obat adalah tugas dokter untuk mencarikan yang tidak menyebabkan bahaya. Bila terjadi interaksi antara obat dan nekat diberikan juga itu sih bukan karena sediaannya yang salah, tapi dokternya yang memberikannya tanpa kompetensi.</p>
<h3>Masalah Efek Samping Sulit Dideteksi</h3>
<p><img style="display:inline;border-width:0;margin:0 10px 0 0;" title="obat" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/03/obat.jpg" border="0" alt="obat" width="202" height="202" align="left" /> Apa susahnya meminta kopi resep? Sama saja kan dengan tulisan di dinding botol syrup? Dan itu hak pasien. Kalo kita minta kopi resep harus dibuatkan.</p>
<p>Ngga ada yang ngga bisa dideteksi. Kalau masalahnya sulit menentukan efek samping dari komponen yang sama, wajar ! karena anda tidak belajar efek samping obat. Tanyakan kepada dokter yang meresepkan atau second opinion apakah efek samping yang tiba-tiba timbul dalam pengobatan suatu penyakit berasal dari salah satu obat yang diresepkan. Tidak peduli itu sediaannya puyer, pil atau syrup.</p>
<h3>Masalah Harga Obat<a name="harga"></a></h3>
<p><img style="display:inline;margin-left:0;margin-right:0;border-width:0;" title="money_tree5" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/03/money-tree5.jpg" border="0" alt="money_tree5" width="200" height="181" align="left" /> Nah ini yang agak-agak menyebalkan .. bayangan obat dengan harga mahal tentu aja bukan bergantung sediaan. Puyer meskipun bisa menggunakan obat-obat paten yang mahal tapi juga menggunakan dalam jumlah sedikit. Bagaimana dengan yang selalu meresepkan dengan 1 R/ bisa ratusan ribu ? Mintalah untuk meresepkan dengan obat generik, kalau anda merasa keberatan membayar mahal. Apakah anda tahu harga syrup bahkan lebih mahal ? Sama saja .. kalau anda diberi syrup generik juga pasti bisa murah. Jadi <strong>harga</strong> harus dipertanyakan mesti dikontroverikan? Di Puskesmas saya, setiap pasien periksa dikenakan retribusi 3.000,- dan bila diresepkan puyer maka menurut perda retribusi ditambah lagi dengan 2.000,- padahal sekarang obat yang disediakan sudah mulai bagus-bagus. 5.000! Mahal ? <img src='http://dragus.cn/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/frown.png' alt='Frown' title='Frown' class='tse-smiley' height='20' width='20' /></p>
<h3>Pendapat Saya</h3>
<p><strong>Pertama</strong>, saya sebel sekali lihat tayangan itu. Karena di dalamnya ada pembocoran rahasia pasien, meskipun itu dianggap sebagai pengungkapan, tapi tidak etis. Entah karena profesi saya yang “dikerjai”, tapi saya ngga suka RCTI melakukan itu kepada teman sejawat saya.</p>
<p><strong>Kedua</strong> saya heran dengan kenyataan memilih bentuk sediaan obat yang ingin diresepkan dipermasalahkan, bukankah sekarang sudah zamannya konsumen diutamakan. Sepanjang tentu saja itu tidak menyalahi aturan dan keilmuan. Kalau ada pasien datang dengan Gastritis Akut dan minta diresepi Asam Mefenamat dan Dokternya nurut, coba dicek lagi itu dokter atau bukan. Tapi kalo yang diminta adalah sediaan puyer atau syrup saya rasa sudah sewajarnya didengarkan. Dilaksanakan sepanjang itu masih benar berdasarkan faktor-faktor diatas yang sudah kita bicarakan/</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, bila pertanyaannya ditanyakan kepada saya, apakah anda akan meresepkan puyer? Ah anda kan sudah tahu, mortar saya sudah diparkir, saya akan memilih syrup karena lebih mudah, tapi saya juga tidak akan menghakimi TS saya yang masih menggunakan puyer. Saya justru tidak akan pergi ke dokter anak yang memusuhi ‘sodara’ sendiri untuk mengkonsulkan anak saya yang sakit, misalnya. Huh!</p>
<p><img style="display:inline;border-width:0;" src="http://dragus.cn/wp-content/uploads/2008/10/signature3.jpg" alt="" width="200" height="48" /></p>
<p><span style="font-size:xx-small;font-family:arial;">post ini dibuat dengan </span><a href="http://download.live.com/writer" target="_blank"><span style="font-size:xx-small;font-family:arial;">windows live writer</span></a><span style="font-size:xx-small;font-family:arial;"> ® yg dapat anda temukan di blog </span><a title="Pieces Of Mind" href="http://draguscn.wordpress.com" target="_blank"><span style="font-size:xx-small;font-family:arial;">pom</span></a><span><span style="font-size:xx-small;font-family:arial;"> | </span><a title="Hari Kesehatan Nasional 44" href="http://hkn44.wordpress.com" target="_blank"><span style="font-size:xx-small;font-family:arial;">hkn</span></a><span style="font-size:xx-small;font-family:arial;"> | </span><a title="Ikatan Dokter Indonesia Cabang Probolinggo" href="http://idiprobolinggo.wordpress.com" target="_blank"><span style="font-size:xx-small;font-family:arial;">idi</span></a> <span style="font-size:xx-small;font-family:arial;">| </span><a title="Ikatan Dokter Indonesia Cabang Probolinggo" href="http://puskesmasdotinfo.wordpress.com" target="_blank"><span style="font-size:xx-small;font-family:arial;">pkm</span></a> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dragus.cn/kesehatan/mortarku-diparkir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Patch Adam di Indonesia ?</title>
		<link>http://dragus.cn/kesehatan/patch-adam-di-indonesia/</link>
		<comments>http://dragus.cn/kesehatan/patch-adam-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 23:43:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://draguscn.wordpress.com/2009/02/07/patch-adam-di-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Di sebuah diskusi di Facebook tentang bisakah kita memiliki Pendidikan dan Rumah Sakit yang gratis ada tret begini dari seorang ibu : Sebetulnya dengan ada askin cukup membantu rakyat tidak mampu dalam pengobatan, tetapi mental para medisnya masih payah, maaf yaaa pak dan bu Dokter, saya bicara karena kenyataan, selain itu fasilitas juga tidak memadai, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Di sebuah diskusi di Facebook tentang bisakah kita memiliki Pendidikan dan Rumah Sakit yang gratis ada tret begini dari seorang ibu :</p>
<p style="border-right:gray 1px solid;border-top:gray 1px solid;border-left:gray 1px solid;border-bottom:gray 1px solid;background-color:#c5dac8;margin:1ex;padding:2ex 5ex;">Sebetulnya dengan ada askin cukup membantu rakyat tidak mampu dalam pengobatan, tetapi <strong>mental para medisnya masih payah</strong>, maaf yaaa pak dan bu Dokter, saya bicara karena kenyataan, selain itu fasilitas juga tidak memadai, kebersihan fasilitas tidak dipikirkan. <em>Kalo saja ada Patch Adam di Indonesia</em>..</p>
<p><span id="more-1488"></span></p>
<p align="justify">Sayapun akhirnya tertarik ikutan komentar :</p>
<p align="justify"><img style="display:inline;border-width:0;margin:0 10px 0 0;" title="patch1" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/02/patch1.jpg" border="0" alt="patch1" width="127" height="127" align="left" /> Patch Adam yg ada dalam film itu (saat itu masih) bukan dokter. Anda mau diperiksa oleh orang yang tidak kompeten? <img src='http://dragus.cn/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/smile.png' alt='Smile' title='Smile' class='tse-smiley' height='20' width='20' /> Itu akan mengembalikan pertolongan dukun dan tabib dengan ilmu turun-temurun ke tengah2 masyarakat kita. Meskipun demikian kami sama percaya bahwa kegembiraan akan membawa pada kepuasan dan kesehatan holistic, walaupun kami tidak mengenakan hidung merah dan celana gedombrangan.</p>
<p align="justify"><img style="display:inline;margin:0 10px 0 0;" title="Patch Adam yang sesungguhnya" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:UfOoi2hriRMZAM:http://www.droppingknowledge.org/cms/files/Patch_Adams_and_Antoschka.jpg" alt="Patch Adam yang sesungguhnya" width="189" height="134" align="left" /> Saya harus setuju dengan pendapat tentang fasilitas, <em>but be realistic</em>. Memang banyak saat ini RS, Puskesmas dan fasilitas kesehatan lain yg tidak dikelola dengan profesional. Tapi banyak juga yang sudah standar bahkan melebihi. Siapapun yang sekarang ada di jajaran manajemen kesehatan pasti mengerti bahwa perbaikan mutu pelayanan saat ini sedang terus ditingkatkan. Program yang ada di dinas instansi lain yang merupakan peningkatan mutu pasti juga ada di kesehatan.</p>
<p align="justify">Sayangnya kalo sudah bicara program perbaikan mutu, pemerintah kita menggebu-gebu tapi giliran mulai menggulirkan dana akan terjadi restriksi disana-sini .. mulai beranggapan kesehatan kan bisa cari uang sendiri dst dst .. mari kita lihat sesuai dengan idealisme yang ingin dicapai oleh pemerintah pusat .. Dana Pendidikan dari APBD adalah 20% dan Kesehatan sebanyak 15%. Berapa banyak pemerintah daerah yang rela mengeluarkan uang sebanyak itu untuk kepentingan pendidikan dan kesehatan. Biasanya bila prosentase sedang tinggi pasti karena adanya proyek mercu suar .. bangunan rumah sakit yang mewah dll. Berapa banyak yang dianggarkan oleh pemda untuk memberikan pelatihan kepada karyawan RS dalam penanggulangan kegawatan di pasien, pelayanan prima? sedikit sekali jika dibandingkan dengan proyek fisik. Anehnya hal ini bisa dimaklumi mengingat fasilitas kesehatan yang memang perlu sekali diperbaiki karena bangunan yang seharusnya mendapat pemeliharaan fisik tiap 5 tahun itu sama sekali tidak tersentuh pemeliharaan berpuluh2 tahun sejak didirikan.</p>
<p align="justify">Belum lagi proyek-proyek yang tidak sesuai dengan kenyataan karena harus ada &#8220;setoran&#8221; kepada pelaksana proyek. Dan itu jelas bukan untuk kepentingan kesehatan. Kita belum bicara masalah bencana yang sekarang memang banyak terjadi, penyakit menular dan gizi buruk yang juga merupakan tanggungjawab dan menyedot perhatian pemerintah kita. Apakah masyarakat kita sudah terlindung semua dengan Asuransi dan Dana Sehat, seberapa banyak kontribusi yang dibuat oleh masyarakat dalam melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat &#8211; buang sampah tidak sembarangan, tidak merokok dll &#8211; Apakah kita juga memberikan yang terbaik untuk putera-puteri kita? Apa kita peduli dengan lingkungan kita?</p>
<p align="justify">Jadi untuk bicara ini masalah mental dari tenaga medis harus dipilih dulu apa memang itu masalah utamanya. Saya tidak menutup mata, ada saja teman sejawat yang masih malpraktek. tapi saya rasa itu bukan masalah global, itu personal. Justifikasi bahwa setiap tenaga medis punya mental pelayanan yang tidak baik kepada keluarga miskin sangat tidak adil bagi kami yang juga melaksanakan program perbaikan mutu. Itu kan sama saja mengatakan semua guru menghajar dan menendang murid, semua Guru suka bolos mengajar dst.</p>
<p align="justify"><img style="display:inline;border-width:0;margin:0 10px 0 0;" title="patvh" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2009/02/patvh.jpg" border="0" alt="patvh" width="180" height="159" align="left" /> Apakah kita punya Patch Adam yang bener-bener dokter? Ada, Bu. Setiap tahun, 30-an Patch Adam dihadirkan dari tiap propinsi untuk nonton upacara pengibaran sang saka. Dan masih ada 3-5 kali lipat lagi yang ada di propinsi, bahkan mungkin puluhan kali lipat lagi bila pengalinya adalah kabupaten dan kota. Begitu pula perawat, petugas promosi kesehatan dan lainnya. Maaf kalo saya membela profesi saya dan temen2 di kesehatan. Semata-mata supaya ini jangan jadi stigma. Mari kita mulai dengan semangat memperbaiki bukan dengan dasar prasangka..</p>
<p align="justify">Semoga masukan ini bermanfaat. Terima kasih</p>
<p><img style="display:inline;border-width:0;" src="http://dragus.cn/wp-content/uploads/2008/10/signature3.jpg" alt="ASI, air susu ibu, keuntungan, kelebihan" width="200" height="48" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dragus.cn/kesehatan/patch-adam-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Monday Report Pertama 2009</title>
		<link>http://dragus.cn/kesehatan/monday-report-pertama-2009/</link>
		<comments>http://dragus.cn/kesehatan/monday-report-pertama-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 08:05:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://draguscn.wordpress.com/2009/01/05/monday-report-pertama-2009/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau puskesmas ini diibaratkan kapal, maka nahkodanya beberapa bulan belakangan ini dipercayakan mengomandoi kapal lain yang dinamakan HKN. Saya sudah cukup lama tidak bisa memberikan pemikiran terbaik saya untuk puskesmas Krejengan. Karena itu mengawali tahun ini kemudi saya ambil alih lagi. Demikian saya mengawali amanat apel pagi hari ini Senin, 5 Januari 2009. Diiringi senyum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Kalau puskesmas ini diibaratkan kapal, maka nahkodanya beberapa bulan belakangan ini dipercayakan mengomandoi kapal lain yang dinamakan HKN. Saya sudah cukup lama tidak bisa memberikan pemikiran terbaik saya untuk puskesmas Krejengan. Karena itu mengawali tahun ini kemudi saya ambil alih lagi.</p></blockquote>
<p><span style="color:#333333;">Demikian saya mengawali amanat apel pagi hari ini Senin, 5 Januari 2009. Diiringi senyum beberapa penanggungjawab program yg memang pasti merasakan banyak ketidakhadiran saya.</span></p>
<p><span id="more-1442"></span></p>
<p><span style="color:#333333;">Sesudah Apel Pagi, maka rapat program pertama di tahun 2009 pun dimulai. Meski mengambil tema khusus Sosialisasi Kegiatan Jamkesmas, namun kegiatan kali ini lebih pada perencanaan kegiatan-kegiatan.</span></p>
<p><span style="color:#333333;">Jamkesmas memang anehnya selalu berubah setiap tahun. Tidak pernah ada satu tahun tanpa ada penerbitan petunjuk pelaksanaan (manlak) dan 2 tahun terakhir ini malah muncul juga petunjuk teknisnya (juknis) yang dibuat oleh Depkes. Sebelumnya juknis hanya dibuat oleh kabupaten dan aturan-aturan semua diatur di pedoman pelaksanaan.</span></p>
<p><span style="color:#333333;">Tahun 2008 juga tidak luput dari dikeluarkannya juknis Jamkesmas. Juknis terbit pertengahan Oktober 2008 dan diminta dilaksanakan surut dari 1 Oktober. Dan beberapa hal berubah tidak meng-enak-kan pelaksana di lapangan.</span></p>
<h3><span style="color:#333333;">Dampak Keluarnya Juknis Jamkesmas 2008</span></h3>
<p><span style="color:#333333;">Satu hal penting yang digarisbawahi pada juknis tersebut adalah pemindahan pedoman aturan menjadi bernuansa kabupaten/kota. Jadi tidak berdasarkan lagi ASKES atau keputusan Menteri Kesehatan, akan tetapi penganggaran kegiatan jamkesmas didasarkan pada perda masing-masing kabupaten/kota. Tahun lalu sebenarnya sudah dirintis begitu. Jadi pada beberapa kegiatan sudah didasarkan pada perda kabupaten. </span></p>
<p><span style="color:#333333;">Sebenarnya hal tersebut tentu saja bukan masalah bila perda 12/2005 tentang Tarif Retribusi Pelayanan Kesehatan sudah cukup pantas untuk mendukung kegiatan puskesmas. Seperti misalnya untuk anggaran biaya makan dalam paket akomodasi rawat inap jauh dari standar meskipun sudah dibantu dengan subsidi APBD. Dalam perda misalnya kelas III tarif retribusi hanya sebesar 12.500 yg terdiri dari komponen jasa sebesar 2.500, administrasi sebesar 1.000, dan 9.000 berupa operasional (termasuk di dalamnya biaya makan). Dalam kenyataannya dari 9.000 operasional itu kami mengambil biaya jasa sarana dan prasarana (listrik, PDAM, Kebersihan, BMHP harian) sebesar 3.000-3.500 per hari rawat dan kumulatif per bulannya. Sisanya sebesar 5.500-6.000 harus dibuat makan pasien sebanyak 3 kali. Tentu saja jadi musykil mengadakan makan pasien dengan standar 2000 kkal perhari.</span></p>
<p><span style="color:#333333;">Dan hal ini lebih jauh dihambat pula dengan adanya keharusan melakukan setoran biaya akomodasi ini ke dinas pendapatan daerah terlebih dahulu dan baru mendapatkan 50% dari yang disetorkan tadi setelah tenggang waktu 3 bulan. Padahal mengingat apa yg diamanatkan tujuan pembangunan kesehatan, pendapatan dari puskesmas bukan merupakan pendapatan asli daerah. Ini yang agak menyulitkan operasional puskesmas.</span></p>
<p><span style="color:#333333;">Mengingat pentingnya hal tersebut tentu saja yg dipentingkan adalah merubah aturan yg sudah tidak lagi sesuai dengan pelaksanaan kegiatan-kegiatan puskesmas. Perubahan perda memang sudah selayaknya dilakukan tahun ini.</span></p>
<p><span style="color:#333333;"> </span></p>
<p><img style="display:inline;border-width:0;" src="http://dragus.cn/wp-content/uploads/2008/10/signature3.jpg" alt="ASI, air susu ibu, keuntungan, kelebihan" width="200" height="48" /></p>
<p> </p>
<hr /><span style="font-family:Arial;font-size:xx-small;">post ini dibuat dengan </span><a href="http://download.live.com/writer" target="_blank"><span style="font-family:Arial;font-size:xx-small;">windows live writer</span></a><span style="font-family:Arial;font-size:xx-small;"> ® yg dapat anda temukan di blog </span><a title="Pieces Of Mind" href="http://draguscn.wordpress.com" target="_blank"><span style="font-family:Arial;font-size:xx-small;">pom</span></a><span style="font-family:'Arial Narrow';"><span style="font-family:Arial;font-size:xx-small;"> | </span><a title="Hari Kesehatan Nasional 44" href="http://hkn44.wordpress.com" target="_blank"><span style="font-family:Arial;font-size:xx-small;">hkn</span></a><span style="font-family:Arial;font-size:xx-small;"> | </span><a title="Ikatan Dokter Indonesia Cabang Probolinggo" href="http://idiprobolinggo.wordpress.com" target="_blank"><span style="font-family:Arial;font-size:xx-small;">idi</span></a> </p>
<p></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dragus.cn/kesehatan/monday-report-pertama-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

